Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Kesesatan Berpikir/Bernalar yang Palsu (Logicall Fallacy) dan Jenis-jenisnya.

 Berpikir adalah aktivitas penting yang mempengaruhi manusia dalam memutuskan persoalan, menentukan berbagai pilihan dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menerjemahkan pikiran, manusia menggunakan peralatan yang dinamakan bahasa. Dengan menggunakan bahasa, manusia dapat berinteraksi, berkomunikasi atau istilah gampangnya adalah ngobrol. Namun tidak jarang dalam percakapan sehari-hari kita menjumpai berbagai pembahasan yang membuat kita mengambil kesimpulan yang keliru atas masalah dalam pembahasan tersebut. Kesimpulan keliru tersebut merupakan hasil dari proses bernalar yang sesat dimana alur logikanya tidak berjalan secara runtut dan koheren. Kesesatan dalam berpikir juga dapat terjadi ketika seorang salah dalam menarik benang merah antara argumentasi yang dibuat dan kesimpulan yang ambil.  Kesesatan berpikir sering juga disebut dengan Logika Palsu ( Logical Fallacy ). Berpikir semacam ini membawa dampak buruk bagi kesehatan akal pikiran manusia. Seorang yang bern...

1 Juni, Merawat Pancasila

     1 juni 1945 merupakan moment penting bagi bangsa Indonesia. Sejarah mencatat pada tanggal itu seorang orator ulung bernama Soekarno berpidato menawarkan gagasanya mengenai dasar negara. Kita kenal ide soekarno tersebut dengan nama Pancasila. Walaupun dalam perkembanganya banyak yang dimodifikasi, pidato Soekarno tersebut menutup persidangan yang memakan waktu 3 hari dengan kesepatakan bahwa Pancasila dijadikan sebagai falsafah dasar negara Indonesia yang baru lahir pada waktu itu.      Sampai sekarang bangsa Indonesia tetap merawat ingatan sejarahnya, Terbukti setiap 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. 1 Juni setidaknya bukan hanya sebagai tanggal merah di kalender tetapi sebagai catatan merah dalam sejarah untuk pengingat kita dalam merefleksikan esensi nilai pancasila. Mengingat dalam perjalananya, seringkali banyak yang mengklaim bahwa dirinya sebagai seorang Pancasilais, bahwa Pancasila rentan dijadikan alat politik, bahwa atas nam...